Suara
ponsel ku mulai menjengkelkan
Dengan
malas ku otak-atik dan ku periksa
Keningku
berkerut, bibirku sedikit tersenyum
Mendapati
pesan singkat dari manusia bumi yang tinggal di Mars
Pangeran
es mengajakku bersua dan bercengkrama
Nanar rasanya, bertemu hanya sekejap
Besok sudah pergi lagi kebelahan
bumi lainnya
Ingin ku cabik hatinya yang beku
Yang tak pernah memahami akan
serpihan hati orang lain
Waktu,
mengapa kau selalu menjadi musuh terberatku?
Selalu
saja merebut dia yang ku jaga
Setengah
windu kubuang percuma menerka rasanya
Memandang
peringai, mata sipit dan rona pipinya
Tetap
saja aku hanyalah angin lalu baginya
Senja, aku mulai memandangimu di
tepi pantai
Bercerita tentang kekosongan dan
kegilaanku padanya
Seorang yang kadang muncul dan tenggelam
Perasaan terombang-ambing bak kapal di
terjang badai
Hatiku sesak dan begitu hampa
Senja,
terima kasih kau telah setia menemani keluh kesahku
Warna
mu mungkin sering berubah
Tetapi,
tetap menenangkan
Kau
pulang begitu awan hitam datang
Menyadarkanku
untuk segera pergi
Ingin rasanya ku menjelajahi waktu
Meminjam pintu ajaib Doraemon
Menguntitnya dimanapun berada
Agar tak ada lagi resah dan amarah dibuatnya

Semangat author, semoga selalu sehat dan berkarya terus 😁
BalasHapusMakasih doain aja sehat terus 😊
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMantap yuk... lanjutkan
BalasHapusMakasih dek
BalasHapus