Apakah Pernah?
Kau jatuh cinta pada seseorang
Dengan sejadi-jadinya
Hampir separuh dirimu kau berikan
padanya
Berpikir bahwa suatu saat nanti,
Dia yang menjadi pendampingmu adalah
cita-cita
Apa
kabarnya?
Sedang
apa dia sekarang?
Apakah
dia sudah makan?
Beragam
bentuk perhatian terus kau curahkan padanya
Tak
pernah sedikitpun
Waktu
kau habiskan tanpa memikirkannya
Hingga pada suatu titik,
Sebuah masalah memaksa kalian untuk
berpisah
Rasa sakit sudah tentu kau rasa
Seseorang yang selama ini kau bela
Ternyata tidak lebih dari seorang
pendusta
Begitu
dalam kau menanam rasa
Namun
ternyata dia telah membuatmu kecewa
Padanya
kau beri cinta dengan utuh
Namun
dia hanya memberimu separuh
Kau
patah saat hatimu mulai merekah
Kau tertusuk dalam
Sebab terlalu erat menggenggam
Hingga ribuan kata motivasi
Tak cukup untuk membuatmu bangkit lagi
Sulit rasanya untuk ikhlas
Ketika mengingat luka yang masih
membekas
Seutas
senyuman palsu kau pasang
Saat
kata maaf ia ucap
Berikut
dengan beragam alasan
Yang
menurutnya adalah penjelasan
Ternyata, janji setia sampai mati yang
ia ucap
Tidak lebih dari dongeng agar kau
terlelap
Menembus alam bawah sadarmu
Sehingga kau terlena akan sebuah janji
palsu
Dan kini, kau telah
bangun dan sadar
Dalam keadaan dimana
hatimu telah terpencar
Kini kau tengah
terlunta,
Dengan sayatan luka
yang masih menganga
Tak lagi kau temukan sebuah kebahagiaan
Apalagi saat kau tau,
Bahwa ia meninggalkanmu hanya karena
menemukan orang baru
Kau semakin terjangkit sakit
Sulit rasanya untuk bangkit
Satu
hal yang harus kau tahu
Adalah
kau tidak perlu berdarah-darah
Untuk
orang yang salah
Memang
sulit untuk melupakan,
Apalagi
merelakan
Namun kau selalu mempunyai waktu memperbaiki
keadaan
Sibukan dirimu
Mungkin dulu kau habiskan waktu untuknya
Kini kau mempunyai peluang untuk
mengejar cita-cita
Percayalah, bahwa suatu saat seseorang
yang tepat akan segera kau dapat
Sakit
hati yang sekian lama kau ratapi,
Perlahan
akan mati
Seiring
dengan dirimu yang tak memperdulikannya lagi

Lupakan la . Dunia masih banyak melihara orang πππ
BalasHapuswkkwkwkwk bukan tentang melupakan tapi tentang memulihkan hati yang belum mampu di isi
BalasHapusBagai mana bisa pulih kalo belum bisa melupakan ...
BalasHapusπΈπΈ
BalasHapusPuisinya bagus, tapi ingat sebenarnya tak ada yg bisa menyakiti diri mu setidaknya tanpa seizin mu ya. Because you control yourself, you're not robot, right. be patients and be strongly πͺπ»
BalasHapus