Malam ini aku menulis waktu
Tidak akan kuhitung, karena aku tak
pernah tahu pasti
Yang kutahu, ternyata kita pernah begitu
lama saling berbalas cinta
Kita pernah saling melangkah walau
bebatuan siap membentur
Ini tentang waktu,
Ternyata sudah lama aku
menunggumu,
Dan yang paling
penting,
Butuh waktu lama untuk
merelakan kamu
Sudah hari ke berapa ini? Aku lupa
Tapi ketika teringat tentangmu
Aku seringkali diserang demam panas
perkara termandikan
Rindumu yang terkadang pilu itu
Aku pernah merangkak
mengemis kepulanganmu
Semua kulalui
Aku pernah menelan biji
bayah dalam digit waktu
Ini tentang waktu
Satu, Dua, Tiga, Empat, Lima,
Entahlah, bahkan lebih dari itu aku
mengingatmu
Aku terlalu asyik merindumu
Sampai kulupa
Mungkin ada seseorang
yang juga sedang menungguku
Tapi orang itu pasti
akan berbeda sepertimu
Iya, aku terdengar egois memang
Tapi mau bagaimanapun, saat ini yang
masih kutunggu hanyalah kamu
Waktu berjalan, dan kau hilang dalam
ingatan
Waktu berjalan, hilangmu kembali lagi
dalam ingatan

Jangan keseringan nunggu bik 😁
BalasHapus