Langsung ke konten utama

Friendzone Karya: Desti Ayu



Merasakan patah hati sudah kenyang rasanya, tentang sakit hati yang tak terbendung rasa berkecamuk di dalam dada, cinta sendirian yang membabi buta, hiruk pikuk yang entah apa lagi akan terjadi. Begitu banyak tragedi yang datang silih berganti, entah itu sebagai bentuk teguran, atau ujian semata menuju proses kedewasaan. Apakah kalian tau rasanya cinta sendirian?. Memendam perasaan bertahun-tahun lamanya untuk seseorang yang kadang tak mengharapkan kehadiran kita, atau seolah tak menyadari segala bentuk apapun yang kita perbuat untuknya. Kadang memang terkesan bodoh, sering kali menguatkan diri sendiri dengan ekspetasi yang tak pasti, dan berbanding terbalik dengan realita, meyakinkan hati untuk selalu teguh dan kuat bahwa cinta akan terbentuk dari rasa saling menghargai dan berjuang satu sama lain.
Akankah kau paham sekarang?, sudah terlalu jauh kamu menyiksa dirimu sendiri dengan harapan-harapan semu yang kau bentuk sendiri di dalam fantasi kepingan memori di otakmu itu. Andai kau tau, patah hati paling sengaja yang pernah aku lakukan adalah membiarkan hatiku jatuh begitu saja kepadamu, tanpa tau apakah kau menyambutnya atau tidak. Yang jelas berada disisimu sudah membuatku nyaman walau sesaat.
Tak terhitung purnama yang kulewati bersama dengan aroma harum tubuhmu, dikala dengan setia menemani rutinitasku yang kadang tak masuk diakal pikiranmu. Pernah kau bertanya, apakah warna putih yang tumbuh di atas agar-agar di cawan petri itu adalah bakteri?. Aku tersenyum, sembari menjawab, ya itu bakteri yang akan aku inokulasikan ke tabung reaksi. Lucu tingkahmu saat itu, refleks langsung menjauh dan mencuci tangan takut terkontaminasi dengan bakteri. Padahal tidak semua bakteri itu menimbulkan penyakit. Contohnya bakteri Lactobacillus bulgaricus yang digunakan untuk membuat susu asam. Apa pentingnya sih menghitung bakteri?. Pertanyaan spontan yang keluar dari bibir manismu. “dari menghitung bakteri kita akan tau berapa jumlah dan pertumbuhannya”. Kau hanya mengangguk entah tanda mengerti atau hanya mempersingkat pembicaraan.
Tanpa diduga kebersamaan membuatku begitu nyaman tentang kehadiran dirimu, memaksakan keinginanku bahwa tak seharusnya seorang sahabat bertingkah selayaknya orang yang saling memahami dan memberi bukan malah saling mengasihi. Tanpa sadar aku menyodorkan hatiku padamu dengan sengaja, tapi tak pernah kau lihat sedikitpun apa lagi berniat mengambilnya. Aku yang terlalu perasa, mengartikan sikapmu adalah cinta. Aku yang terlalu percaya diri menganggap aku orang yang kau cintai. Ah, sial lagi-lagi aku dilukai oleh harapan yang ku bangun sendiri.
Kau pernah bercerita tentang sosok yang membuat hubunganmu dengan tuhan jadi renggang. Dia selalu saja merasuki dan menjalar dengan menggebu-gebu di pikiranmu, kau sangat menyayanginya, dan kau akan memintanya menjadi ratu di istanamu suatu saat nanti, bahkan untuk menjadi ibu dari anak-anakmu. Hingga kau siap menemui walinya. Lucu memang, hubungan kalian hanya bertahan seumur jagung. Kau memilih menyerah dan mundur perlahan atas dirinya. Karena kamu menyadari bahwa mencintainya membuat sholatmu jadi tak khusyu’. Membuat pikiranmu menjadi dipenuhi fantasi tentang dirinya. Tapi tetap saja, kamu bilang menjauh bukan berarti tak ingin mengambilnya kembali. Kau  hanya memberi  hatimu jeda dan
memantaskan diri untuk bersamanya nanti.
Andai kau tau, betapa hancurnya hatiku berkeping-keping mendapati kenyataan bahwa yang kau pilih dia, bukan aku. Pertemuanmu dengannya yang cuma beberapa bulan saja, dengan mudahnya meluluhkan hatimu. Sedangkan aku, yang bertahun-tahun berada disampingmu hanya kau anggap sahabat saja, sama seperti teman wanitamu yang lain.
Andai kau tau, aku selalu menyembunyikan perasaanku terhadapmu lewat persabatan ini. Ternyata benar adanya sebuah pepatah, tidak ada persahabatan yang murni antara laki-laki dan perempuan. Pastilah diantaranya ada yang memendam rasa tanpa melibatkan logika. Apakah ini yang dinamakan friendzone?. Salah satu seorang sahabat yang memendam rasa dan menginginkan hubungan yang lebih sedangkan yang satunya lagi tidak menginginkannya.
Aku memilih menyembunyikan rasa sakitku dan memilih pergi menjauh untuk sementara. Menata kembali hatiku yang sedang porak-poranda. Aku juga butuh waktu untuk mengembalikan kehidupan normal tanpa kehadiran sosokmu. Kini aku telah memahami, kenapa sakit ini tak lekas mereda dan tak kunjung terobati. Sebab akulah yang dengan sengaja membiarkannya terluka tanpa ada niat berusaha untuk menyembuhkannya. Aku memang bodoh masih memendam cinta sendirian. kamu tak salah, aku yang terlalu betah menyimpan semua kilas balik tentang kita.
Untuk kamu yang kusebut kenangan, sekarang aku tau semua yang diinginkan tak harus didapatkan, bisa dijadikan pelajaran membentuk kebahagiaan. Dariku yang pernah berharap dengan pendirian.


Komentar

  1. Jangan terlarut dan terjebak di zona itu terus ya bu, kkeluarlah dari zona nyamanmu. . Pasrahkan saja, jodoh tak akan kemana. I miss u bu guru yg imut dan nyenyess😘

    BalasHapus
  2. Miss you too kun 😍 doain ya semoga happy ending 🌸🌸

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEHANCUR ITU AKU PERNAH Karya Brian Khrisna

Aku pernah hancur karena terlalu percaya Pernah juga patah karena memilih orang yang salah Aku pernah terkubur dalam-dalam di hati seseorang Yang kuselami dengan niat untuk bisa ku mengerti Aku pernah memutuskan berjuang Untuk hati yang memperjuangkan orang lain Aku pernah tercerai berai ketika kasihku tak sampai Aku pernah tertusuk pecahan hatiku sendiri Ketika sedang menyusun lalu kau datang lagi Aku pernah terjatuh dua kali Karena ceroboh memberikan kesempatan Aku pernah ditinggalkan karena menunggu Aku juga pernah dihakimi karena melindungi Aku pernah ditinggal pergi karena tak cukup memberi Aku pernah ditikam karena terlalu jujur pada hati sendiri Aku pernah disalahkan karena berbicara yang sebenarnya Aku pernah disuruh menunggu ketika ia tengah menunggu orang lain Aku pernah seperti itu Sehancur itu aku pernah berjuang Berkali-kali bangkit hanya untuk kembali di hancurkan Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku pernah sehancur itu Jika kau...

SI MERAH

    Mistis, mungkin kata itu masing menjadi topik yang sangat sering kita perbincangkan saat ini. Ada golongan orang mempercayai keberadaan mereka, ada juga yang pura-pura tidak percaya karena takut, ada juga yang tidak percaya sama sekali tentang keberdaan makhluk gaib. Jurusanku sangat terkenal akan kehororannya. Banyak sekali aku mendengar cerita-cerita menyeramkan dari kakak tingkat, baik itu cerita turun-temurun dari angkatan-angkatan terdahulu, atau pengalaman pribadi saat mereka berada di jurusan. Aku kuliah disalah satu Universitas Negeri yang ada di Sumatera Selatan, kampus kuning adalah identitas dari universitaku, dan ciri dari Fakultasku adalah dengan warna Orange-nya. Jurusanku sangat akrab dengan hewa, tumbuhan, dan bakteri. Orang bilang, kami adalah dokter untuk makhluk hidup. Jurusanku terdiri tiga lantai, lantai pertama ada ruangan dosen dan tata usaha, laboratorium Ekologi, Laboratorium komputer, ruang seminar, perpustakaan jurusan dan toilet untuk Dose...

Pembuatan Preparat Daun Serai Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Randle) Karya Desti Ayu, S.Si

Penampakan stomata pada saat membuat preparat mata kuliah mikroteknik (Dokumen Pribadi, 2016)   MIKROTEKNIK        Mikroteknik merupakan suatu ilmu atau seni mempersiapkan organ, jaringan atau bagian dari suatu jaringan untuk dapat diamati dan ditelaah. Pengamatan dan penelaahan tersebut umumnya menggunakan bantuan mikroskop karena pada objek yang akan diamati dan ditelaah memiliki ukuran yang mikrokopis yang tidak dapat dilihat dengan mata terbuka biasa tanpa bantuan alat seperti mikroskop. Banyak metode dalam mikroteknik, diantaranya metode geser, metode maserasi, metode kayu, metode squash, metode parafin, dan metode whole mount (Fransisca, 2012).      Setiap organisme hidup ataupun hasil pertumbuhannya merupakan suatu sumber yang penting sebagai bahan mikoteknik, untuk klasifikasi praktis. Bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat dibedakan sebagai bahan yang lunak dan keras. Spesimen tumbuhan yang sedang tumbuh maupun yang sedang dalam pr...