Aku
berjuang sendiri di tengah sepi
Tanpa
ada seorang pun menyadari
Mungkin
hanya denyutan nadi
Dan
degupan jantung yang mengerti
Ditambah keheningan malam yang
selalu menemani
Menunggu di tengah sunyi,
Sulit aku mengerti
Kenapa perasaan semacam ini datang
menghampiri?
Kucari
alasan, tapi tak kunjung kudapati jawaban
Aku
terus menunggu tanpa kepastian
Menunggu dengan beralaskan luka
Bermandikan air mata
Pertanyaan
ku hanya satu
Kapan
dia mulai membuka lembaran baru untuk ku?
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2030310355248779"
crossorigin="anonymous"></script>

Komentar
Posting Komentar