Langsung ke konten utama

SURAT UNTUK DIRIKU SENDIRI




Teruntuk diri saya,
Hai jiwa yang mencoba kembali untuk tumbuh
Layumu takkan abadi
Terima kasih telah kembali tumbuh
Setelah begitu banyak bagian layu
Membuatmu berpikir bahwa kamu akan usai
            //
Terima kasih telah terus tumbuh
Menguatkan akar-akar yang hampir melepas peluk dari tanah
Terima kasih untuk terus menguatkan diri
Saat tiada yang dapat memahami
Salam hangat yang kembali rimbun dengan harap dan mimpi
//
Selamat malam diri,
Terima kasih sudah bertahan sejauh ini
Terima kasih sudah mau diajak berlari
Walau luka menganga setiap pagi
Terima kasih sudah bersedia menembus panasnya udara
Yang belum juga merasakan hujan dari atas sana
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Mimpi luar biasa yang kita rajut sejak kuliah tingkat pertama
Namun semesta ternyata punya rencana
Yang tak kala bahagia
Merangkulmu hingga titik dimana kamu bisa bernapas lega
Sekalipun beberapa saat saja
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Bagaimana kamu berulang kali gagal menjaga pertemanan
Entah salah siapa?
Hingga saat ini kamu tetap menyalahkan kita
Tak apa, selama kita baik-baik saja
Dan mereka tetap bahagia
Sekalipun hingga saat ini
Berdamai dengan masa lalu
Menjadi perkara yang tak kunjung punya muara
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Betapa terlukanya kamu
Saat capaian tak sesuai espektasi yang dibebankan
Pada pundak ringkih yang dulu kita punya
Betapa malam tak pernah kita lewati dengan gelap gulita
Betapa malam selalu diramaikan oleh suara balikan kertas
Nyatanya soal-soal yang kau coba pecahkan
Seakan menertawakan dirimu yang kesulitan menyelesaikannya
Dirimu yang tak kunjung menapak podium juara
Ah.....rasanya sesesak itu
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Tangisan keras yang tak bisa kita tahan
Saat pagi di mana hinaan dilemparkan
Tepat di depan wajah, tepat di depan ratusan manusia
Sungguh kita sama-sama terluka
Suara kita tertahan tanpa kata
Kita hancur saat itu juga
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Sulitnya kita berbicara pada mereka
Menjelaskan mimpi yang kita punya
Menjelaskan cita-cita yang hendak kita capai
Diceramahi hal yang mereka saja tak paham berbicara apa
Dihakimi tanpa mengerti
Akan ada hati yang terluka
Lalu kemudian mati
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Sakitnya tubuh yang kamu paksa
Untuk berlari mengejar ketinggalan diri
Dari mereka yang kemampuannya tak terhitung lagi
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Saat tangan berulang kali gagal menggapai mimpi
Saat kaki berulang kali patah sebelum bisa melompat tinggi
Saat bertemu orang-orang baru
Yang dengan sengaja meletakkan beban baru
di pundak sempit yang kamu miliki
tanpa tau perihnya hati
tanpa arah dan motivasi yang saling membuntuti
            //
Aku tidak akan pernah lupa
Hingga saat ini pun kamu masih berjuang
Memperbaiki sisi-sisi yang tanggal
Mempelajari hal-hal yang belum kamu paham
Meyakini sekalipun berulang kali mengecewakan diri
Menguatkan hati sekalipun tak dianggap sedang berdiri
Bernegosiasi berulang kali
Mengikuti kata hati atau tekanan dari luar diri sendiri
Dan yang akan selalu aku ingat
Apapun yang kamu lewati
Menyerah tak pernah kau pilih
            //
Kamu tak segan untuk menangis
Jika hati sudah ingin meledak karna terlalu banyak dijejali
Kamu juga selalu ingin mandiri
Sekalipun kaki kadang terhenti
Dan butuh teman berlari
Kamu bisa menyelesaikan
Sekalipun rasa takut awalnya belum mampu kau runtuhkan
            //
Sadari, tuhan tidak menciptakan kekurangan pada diri
Yang ada kita di karuniai kelebihan
Yang berbeda satu dengan yang lain
Terima kasih sekali lagi
Pada mata sendu yang tak suka langit kelabu
Pada jari tangan kaki dan kepala milik kita
Terima kasih diriku sendiri
Terima kasih

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEHANCUR ITU AKU PERNAH Karya Brian Khrisna

Aku pernah hancur karena terlalu percaya Pernah juga patah karena memilih orang yang salah Aku pernah terkubur dalam-dalam di hati seseorang Yang kuselami dengan niat untuk bisa ku mengerti Aku pernah memutuskan berjuang Untuk hati yang memperjuangkan orang lain Aku pernah tercerai berai ketika kasihku tak sampai Aku pernah tertusuk pecahan hatiku sendiri Ketika sedang menyusun lalu kau datang lagi Aku pernah terjatuh dua kali Karena ceroboh memberikan kesempatan Aku pernah ditinggalkan karena menunggu Aku juga pernah dihakimi karena melindungi Aku pernah ditinggal pergi karena tak cukup memberi Aku pernah ditikam karena terlalu jujur pada hati sendiri Aku pernah disalahkan karena berbicara yang sebenarnya Aku pernah disuruh menunggu ketika ia tengah menunggu orang lain Aku pernah seperti itu Sehancur itu aku pernah berjuang Berkali-kali bangkit hanya untuk kembali di hancurkan Aku hanya ingin kau tahu bahwa aku pernah sehancur itu Jika kau...

SI MERAH

    Mistis, mungkin kata itu masing menjadi topik yang sangat sering kita perbincangkan saat ini. Ada golongan orang mempercayai keberadaan mereka, ada juga yang pura-pura tidak percaya karena takut, ada juga yang tidak percaya sama sekali tentang keberdaan makhluk gaib. Jurusanku sangat terkenal akan kehororannya. Banyak sekali aku mendengar cerita-cerita menyeramkan dari kakak tingkat, baik itu cerita turun-temurun dari angkatan-angkatan terdahulu, atau pengalaman pribadi saat mereka berada di jurusan. Aku kuliah disalah satu Universitas Negeri yang ada di Sumatera Selatan, kampus kuning adalah identitas dari universitaku, dan ciri dari Fakultasku adalah dengan warna Orange-nya. Jurusanku sangat akrab dengan hewa, tumbuhan, dan bakteri. Orang bilang, kami adalah dokter untuk makhluk hidup. Jurusanku terdiri tiga lantai, lantai pertama ada ruangan dosen dan tata usaha, laboratorium Ekologi, Laboratorium komputer, ruang seminar, perpustakaan jurusan dan toilet untuk Dose...

Pembuatan Preparat Daun Serai Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Randle) Karya Desti Ayu, S.Si

Penampakan stomata pada saat membuat preparat mata kuliah mikroteknik (Dokumen Pribadi, 2016)   MIKROTEKNIK        Mikroteknik merupakan suatu ilmu atau seni mempersiapkan organ, jaringan atau bagian dari suatu jaringan untuk dapat diamati dan ditelaah. Pengamatan dan penelaahan tersebut umumnya menggunakan bantuan mikroskop karena pada objek yang akan diamati dan ditelaah memiliki ukuran yang mikrokopis yang tidak dapat dilihat dengan mata terbuka biasa tanpa bantuan alat seperti mikroskop. Banyak metode dalam mikroteknik, diantaranya metode geser, metode maserasi, metode kayu, metode squash, metode parafin, dan metode whole mount (Fransisca, 2012).      Setiap organisme hidup ataupun hasil pertumbuhannya merupakan suatu sumber yang penting sebagai bahan mikoteknik, untuk klasifikasi praktis. Bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat dibedakan sebagai bahan yang lunak dan keras. Spesimen tumbuhan yang sedang tumbuh maupun yang sedang dalam pr...